Rabu, 25 Juni 2014

SISTEM PEMERINTAHAN PARLEMENTER DAN PRESIDENSIAL

1.     SISTEM PEMERINTAHAN PARLEMENTER dan PRESIDENSIAL
Sistem pemerintahan dibagi menjadi dua kelompok besar, yaitu sistem pemerintahan parlementer dan sistem pemerintahan presidensial. Adanya sistem pemerintahan lain dianggap sebagai variasi atau kombinasi dari dua pemerintahan tersebut. Klasifikasi sistem pemerintahan parlementer dan presidensial didasarkan pada hubungan antara kekuasaan eksekutif dan legislatif. Berikut klasifikasinya:

a.     Sistem pemerintahan presidensial
Sebuah negara dikatakan menerapkan pemerintahan presidensial saat badan eksekurif berada di luar pengawasan langsung badan legislatif. Artinya, badan eksekutif dan legislatif berkedudukan terpisah. Berikut beberapa ciri-ciri, kelebihan, dan kekurangan sistem pemerintahan presidensial:
1)     Ciri-ciri pemerintahan presidensial
·        Prsiden berkedudukan sebagai kepala negara dan kepala pemerintah dan dipilih langsung oleh rakyat.
·        Kabinet dibentuk oleh presiden. kabinet bertanggung jawab kepada presiden dan tidak bertanggung jawab kepada parlemen atau legislatif.
·        Presiden memiliki hak proregatif(hak istimewa) untuk mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri.
·        Presiden dapat membubarkan parlemen.
·        Menteri-menteri hanya bertanggung jawab kepada kekuasaan eksekutif.
·        Presiden tidak berada dibawah pengawasan langsung parlemen.
·        Apabila presiden melakukan pelanggaran terhadan konstitusi akan mendapat hukuman pemakzulan.
2)   Kelebihan sistem pemerintahan presidensial
·        Badan eksekutif lebih stabil kedudukannya karena tidak tergantung kepada parlemen.
·        Masa jabatan badan eksekutif lebih jelas dengan jangka waktu tertentu. Misal: presiden Amerika menjabat sebagai presiden 4 tahun sedanggkan presiden Indonesia menjabat selama 5 tahun.
·        Penyusunan program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatan.
·        Legislatif bukan tempat kaderisasi untuk jabatan eksekutif karena dapat diisi oleh orang luat termasuk anggota parlemen sendiri.
3)   Kekurangan sistem pemerintahan pesidensial
·        Kekuasaan eksekutif berada diluar pengawasan langsung badan legislatif sehingga dapat menciptakan kekuasaan mutlak.
·        Sistem pertanggung jawaban kurang jelas.
·        Pembuatan keputusan atau kebijakan publik umumnya hasil tawar-menawar antara badan eksekutif dan legislatif sehinggadapat terjadi keputusan tidak tegas danperlu waktu lama.



Sabtu, 01 Maret 2014

PENTINGNYA DEMOKRASI DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT, BERBANGSA, DAN BERNEGARA


untuk mengetahui pentingnya kehidupan demokrasi dalam masyarakat, dapat ditinjau dari berbagai kegiatan di masyarakat seperti hal-hal berikut ini.
dikutip dari berbagai sumber


1.      Tumbuhnya semangat warga masyarakat untuk saling silaturahmi;
2.    Mempererat tali persahabatan dan persaudaraan diantara anggota warga masyarakat;
3.    Kepekaan terhadap lingkungan;
4.    Tumbuhnya semangat untuk berkreatifitas dan berkreasi.

Kamis, 27 Februari 2014

PENGERTIAN IDEOLOGI


PENGERTIAN IDEOLOGI SECARA SEDERHANA/SEMPIT
Sebuah ide tentang konep-konsep dasar kehidupan politik yang dijadikan pedoman dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

PENGERTIAN IDEOLOGI SECARA LUAS
Seperangkat prinsip yang diajdikan dasar untuk memberikan arah dan tujuan yang ingin dicapai dalam melangsungkan dan mengembangkan kehidupan nasional suatu bangsa dan negara.

PENGERTIAN PANCASILA SEBAGAI SUMBER DASI SEGALA SUMBER HUKUM
Berarti semua peraturan perundang-undangan dangan yang harus di jadwal oleh nilai-nilai pancasila, dan peraturan perundang-undangan yang ada tidak boleh bertentangan dengan sila-sila dalam pancasila.

PENGERTIAN DAN NILAI-NILAI DEMOKRASI

dikutip dari berbagai sumber


Pengertian Demokrasi
Suatu sintem pemerintahan yang berasal dari rakyat dan mengikutsertakan rakyat dalam pemerintahan negara.

Nilai-nilai demokrasi
Dalam penerapan demokrasi harus dilandasi oleh nilai-nilai demokrasi antara lain:
a.     Menyelesaikan perselisihan dengan cara damai dan melembaga;
b.    Menjamin pergantian peimpin secara teratur dan jujur;
c.     Membatasi pemakaian pemimpin secara teratur dan jujur;
d.     Menjamin terselenggaranya perubahan secara damai dalam sutu masyarakat yang sedang berubah;
e.     Peradilan yang bebas dan tidak memihak;
f.       Kebebasan berserikat;

g.     Kebebasan per/media massa.

BACA JUGA PENTINGNYA DEMOKRASI DALAM KEHIDUPAN DISINI