kalahkan semua dengan kebersamaan
engkaulah harapan pembawa kemenangan
tetap teguh pendirian dan perjuangkan panji Islam
"Tidak perlu memakai pemerah bibir untuk memperindah bibir kita, tapi perindahlah bibir & lisan kita dengan Cahaya ALLAH dengan menyebut Nama ALLAH maka bibir & lisan kita akan terlihat indah, jasad & ruh kita juga akan ikut menjadi indah pula karena apa? Karena yang keluar dari lisan kita adalah Cahaya Robbul 'alamin."
di copas dari:
Ditulis Oleh: Munzir Almusawa | |
| Friday, 11 May 2012 | |
Senin, 30 April 2012
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : لَا أَحَدَ أَغْيَرُ مِنْ اللَّهِ، وَلِذَلِكَ حَرَّمَ الْفَوَاحِشَ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا، وَمَا بَطَنَ، وَلَا شَيْءَ، أَحَبُّ إِلَيْهِ الْمَدْحُ، مِنْ اللَّهِ، وَلِذَلِكَ مَدَحَ نَفْسَهُ
(صحيح البخاري)Sabda Rasulullah SAW: “Tiada siapapun yang lebih pencemburu dari Allah, karena itulah Dia (SWT) melarang perbuatan dosa dan jahat, yang terang terangan atau yang tersembunyi, dan tiada siapapun yang lebih suka dipuji, selain Allah, oleh sebab itulah Dia (SWT) memuji Dzat-Nya (SWT) sendiri) (Shahih Bukhari)Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
حَمْدًا لِرَبٍّ خَصَّنَا بِمُحَمَّدٍ وَأَنْقَذَنَا مِنْ ظُلْمَةِ اْلجَهْلِ وَالدَّيَاجِرِ اَلْحَمْدُلِلَّهِ الَّذِيْ هَدَانَا بِعَبْدِهِ اْلمُخْتَارِ مَنْ دَعَانَا إِلَيْهِ بِاْلإِذْنِ وَقَدْ نَادَانَا لَبَّيْكَ يَا مَنْ دَلَّنَا وَحَدَانَا صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ وَبـَارَكَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ اَلْحَمْدُلِلّهِ الَّذِي جَمَعَنَا فِي هَذَا الْمَجْمَعِ اْلكَرِيْمِ وَفِي الْجَلْسَةِ الْعَظِيْمَةِ نَوَّرَ اللهُ قُلُوْبَنَا وَإِيَّاكُمْ بِنُوْرِ مَحَبَّةِ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَخِدْمَةِ اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَاْلعَمَلِ بِشَرِيْعَةِ وَسُنَّةِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وآلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Limpahan puji kehadirat Allah subhanahu wata’ala Yang Maha Luhur, Yang Maha membuka rahasia kerajaan alam semesta dengan cahaya keindahaNnya, melimpahkan cahaya keluhuran, cahaya kemuliaan dan cahaya kasih sayangNya, dan kita sebagai manusia diberi kesempatan untuk melewati kehidupan yang sementara di dunia demi mencapai keridhaan Allah yang kekal dan abadi, untuk mencapai kebahagiaan yang kekal dan abadi. Allah subhanahu wata’ala menerangi jiwa hambaNya dengan iman, sehingga terang benderanglah jiwa itu sebab cahaya Allah, yang mana akan terlihatlah sifat-sifat kita yang hina yang kemudian kita siap untuk meninggalkannya, dengan cahaya tersebut terlihat dan terpisahlah antara sifat yang baik dan sifat yang buruk dalam hati kita hingga kita dapat membedakan dan dengan mudah untuk menjalankan perbuatan yang baik dan meninggalkan perbuatan yang hina. Namun ketika cahaya iman dalam hati seseorang semakin gelap, maka ia semakin tidak akan dapat membedakan antara hal yang baik dan yang buruk, sebaliknya semakin terang cahaya iman di hati seseorang maka ia akan semakin mampu membedakan antara perbuatan yang diridhai Allah subahanahu wata’ala dan perbuatan buruk yang dimurkai oleh Allah. Hal ini akan terlihat dan tampak dengan cahaya iman. Allah subhanahu wata’ala berfirman : |
dicopas dari:
Ditulis Oleh: admin | |
| Monday, 20 January 2014 | |
Di Masjid Al Munawar – Pancoran Senin, 20 Januari 2014 السلام عليكم ورحمة الله وبركاته الحمد لله والصلاة والسلام على سيدنا رسول الله محمد ابن عبد الله وعلى آله وصحبه ومن واله أما بعد ألحمد لله Para habaib, para kiyai, para asatidzah, hadirin wal hadirat yang dimuliakan oleh Allah SWT… Barusan kita mendengarkan dari awal, pertama-tama qosidah yang dilantuntan oleh tetamu kita yang datang dari kota Tarim As-Syeikh Ali bin Abi Bakar Bafadlol, kalo malam selasa yang lalu kita kedatangan Syeikh Umar bin husain Al Khatib, beliau adalah seperti yang saya katakan kemarin Syeikh Umar bin Husain Al Khatib adalah ketua Majelisul ifta’ di Daril Mustafa, kalo ini Syeikh Ali bin Abi Bakar Bafadlol adalah salah satu anggota Majlisul ifta’ di Darul Mustafa, alhamdulillah kita kedatangan tamu yang mulia disisi Allah SWT. Al Habib Abdullah bin Husain Balfaqih ketika membanggakan para Aulia yang ada dikota Tarim dari keluarga Nabi Muhammad Shalallahu alaihi Wassalam dan menyebutkan tentang sifat mereka dan mengatakan : لقد فاتني من خيار الناس كم رجل # ما فارق الذكر طول العمر و الكتبا بكاء ليلته سجاد خلوته # من خوف مالكه يستعذب التعبا Habib Abdullah bin Husen balfaqih bilang “Berapa banyak aku telah ditinggal pergi oleh para Aulia wasSholihi, meninggal dunia menghadap kepada Allah SWT yang mana sifat mereka, seumur hidup mereka, tidak pernah berpisah daripada Al-Qur’an dan membaca kitab-kitab yang mendekatkan mereka kepada Allah SWT, sifat mereka para Aulia Allah بكاء ليلته.. malam hari mereka adalah malam yang penuh tangisan kepada Allah SWT, سجاد خلوته selalu sujud didalam kesendirian mereka dengan Allah SWT, من خوف مالكه يستعظب التعبه mereka lakukan itu semua tiada lain karena dorongan rasa takut dan harapan mereka kepada Allah SWT. Kemudian beliau sebutkan sifat-sifat mulia dari mereka, terakhir diakhir daripada qosidah tersebut beliau katakan |
| dicopas dari http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_content&task=view&id=171&Itemid=1 Ditulis Oleh: Munzir Almusawa | |
| Friday, 07 November 2008 | |
Senin, 03 November 2008
قَالَ رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ :
Sabda Rasulullah saw :إِنَّ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَأَحْسَنَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَرَّ الْأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا (صحيح البخاري “Sungguh sebaik baik ucapan adalah Kitabullah, dan sebaik baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad saw, dan seburuk buruk perkara adalah perkara yang baru” (Shahih Bukhari) Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh Limpahan Puji Kehadirat Allah Swt yang menjadikan pujian kehadirat Nya sebagai gerbang pembuka Rahmat dan Pengampunan Nya. Alhamdulillahi Rabbil Alamin gerbang pembuka kebahagiaan bagi hamba hamba Nya, pembuka rahasia Anugerah Nya Yang Kekal dan Abadi. Limpahan Puji Kehadirat Allah Swt Yang Maha Menerbitkan Matahari dan Bulan dan seluruh apa apa yang muncul dari keajaiban alam, yang kesemuanya merupakan bukti bahwa Allah Maha Agung, Maha Luhur, Maha Indah dan Pemilik Kerajaan Langit dan Bumi. Tunggal dalam Kesempurnaan, Tunggal dalam Keindahan, Tunggal dalam Kekuasaan, Tunggal dalam Keabadian, Tunggal Memiliki setiap jiwa dan jasad dan setiap ruh dan semua yang ada di alam semesta. Yang dengan menyebut Nama Nya teranglah jiwa, yang dengan banyak mengingat Nya maka jadilah hal itu rahasia kebahagiaan bagi hamba Nya. Ketika jiwa mengingat Allah, ketika jiwa berfikir kepada Allah, ketika jiwa rindu kepada Allah dan malu atas dosa dosanya kepada Allah. Hati sanubari yang seperti itu akan membawa efek dan keberkahan bagi dirinya dan bagi alam sekitarnya. Jiwa yang demikian kecil, tampaknya sanubari kita ini akan merubah keadaan sekitar jika ia bercahaya dengan Cahaya Allah Swt. “Apabila penduduk masyarakat beriman dan bertaqwa maka akan Ku Limpahkan Keberkahan dari langit dan bumi”, (QS Al A'raf 96), kata Allah. Jelas sudah ketaqwaan muncul daripada jiwa yang bertaqwa maka mereka mereka itu keberadaannya membawa keberkahan dan membawa efek yang besar pada alam sekitarnya. Demikian dahsyatnya sanubari yang dipenuhi Cahaya Allah Swt berpengaruh di alam. Mewangikan alam dan memperindahnya. Semakin banyak maksiat dan kejahatan, makin rusaklah alam. Demikian hadirin hadirat yang dimuliakan Allah, |
ditulis oleh: HABIB MUNZIR BIN FUAD ALMUSAWA
Monday, 18 October 2010
copy paste dari :
Senin 18 oktober 2010 hamba meluncur dengan penerbangan pertama dari bandara Soekarno Hatta Jakarta pk 6.35 wib menuju Bandara Changi Singapura, tiada niat lain selain melepas rindu pada Guru mulia, manusia yang paling kucintai di bumi ini, dan telah menjadi sumpah setiaku bakti hidupku dan matiku adalah untuk berbakti pada beliau, yang beliau adalah hamba yang hidup dan mati beliau untuk berbakti pada Sang Nabi saw, yang Sang Nabi saw hidup dan mati beliau saw untuk berbakti pada Allah swt. Hamba tiba pk 9.00 waktu singapura (8.00 wib), dan menanti kedatangan Sang Guru Mulia yang akan tiba di Changi Airport Singapura pd pk 9.00 waktu singapura pula, ketibaan dari Kualalumpur. |
| sumber: google |
![]() |
| HABIB ALI AL JUFRI |
![]() |
| HABIB MUNZIR BIN FUAD AL MUSAWA |