Sabtu, 23 Mei 2015

Keutamaan orang yang bersholawat


rahasia kemuliaan shalawat itu berpijar bagi mereka yang membacanya dijelaskan bahwa Al imam Abdulhasan al syadziliy alaihi rahimahullah bahwa ketika suatu malam ia bermimpi bermimpi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam salah satu amalnya al imam abulhasan al syadziliy adalah shalawat 1000 kali siang, 1000 kali malam setiap harinya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, suatu malam ia bermimpi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bibirnya dicium oleh sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, maka ia berkata :“ya Rasulullah bibir pendosa macam aku, kau mencium bibirku ada apa? sampai kau menciumnya?”. Rasul Saw berkata : “aku tidak mencium bibir seseorang kecuali yang bershalawat kepada ku 1000 siang, 1000 malam atau lebih, bibir seperti itu pasti akan ku datangi dan ku cium bibirnya sebelum ia wafat”
Hadirin hadirat demikian mulia Abul Hasan Assyadziliy alaihi rahmatullah, saya akan lanjutkan dalil penguatnya kelak setelah ini.

Demikian salah satu kemuliaan shalawat kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, lalu di riwayatkan pula bahwa al Imam Jazuli yang membuat dala’il khairot Dala’il khairot itu di buat oleh al imam jazuli alaihi rahmatullah. Ketika ia menuliskan sejarah knp ia menulis shalawat yang demikian panjangnya, maka dia berkata
suatu siang aku lewati padang pasir bersama murid muridkru kehabisan air, lewat ada satu sumur dekat perkampungan, kelihatan sumur kalau disana kan diketahui sumur untuk umum dengan sumur pribadi, ini semua di pinggir jalan untuk umum mereka mendekati sumur tidak ada embernya tidak ada talinya tidak ada pengeretnya timbanya tidak ada, dilihat air sumurnya ada dalam airnya, ini airnya terlalu dalam tapi timbanya tidak ada orang sini ngambilnya pakai apa? masa iya setiap kali mengambil air bawa timbanya?, di pasang talinya di pasang segala apa wilayah ini begitu?. mereka diam lalu saya lihat ada seorang wanita kecil, bunayyah putri kecil umur di bawah 10 tahun lagi bermain.
“Hai bunayyah putri kecil, anak kecil, bocah, wanita kecil ini timba nya kemana sumur ini, ini kan sumur umum?”, Dia berkata: “iya ini sumur umum kita tidak usah pakai timba disini”. “lalume ngambil air pakai apa?”. Anak kecil itu berkata : “begini caranya kami kalau ngambil air” lalu ia mendekati sumur lalu menaruh tangan nya di atas sumur air naik dari bawah terus sampai meluap di atas mulut sumur sampai mereka mengambil air selesai air turun lagi kebawah…!, Berkata Imam Jazuli : “laailaha illallahu muhammadurrasulullah, ini anak kecil putri kecil kok bilang begini??”, “Maka ditanya wahai anak kecil kau ini punya amalan apa?”,ia berkata : “aku Cuma di suruh ayah ibuku selain shalat selain berbicara tidak boleh berhenti dari shalawat kepada sayyidina Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam.”
Semua sekampung ini caranya ngambil air begitu..
Allahumma Shalli Alaa Sayyidina Muhammad
Rosa mega utama di
pelajaranpyo.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

wojib komen yaa